EPICENTER: Tim Liquid Menang Beruntun Menuju Grand Final

Berita - 15 May 2016, By Crime Eve

Liquid telah berhasil lolos ke Grand Final setelah menang 2-0 melawan OG. Apakah mereka akan mendapat kutukan dan berakhir di posisi kedua?


93389

Liquid menang 2-0 atas OG menempatkan mereka di Grand Final

Tim Liquid adalah runner-up di Shanghai Mayor dan ESL One Manila, dan besok akan diberikan kesempatan lain menuju kemenangan. Terakhir Grand Final mereka melawan Wings Gaming pada bulan lalu, yang akhirnya menjadi pertandingan satu sisi, berakhir dalam 3-0 untuk kemenangan tim muda Cina.

Lawan Team Liquid besok di Grand Final Epicenter yang akan menjadi pemenang antara OG Vs Newbee, putaran pertandingan pertama di upper-bracket antara OG Vs Newbee yang berakhir dengan kemenangan OG dengan skor 2-1.

Kemenangan OG melawan Newbee menandai akhir dari 29 pertandingan tak terkalahkan mereka, dan sangat memberi mereka kepercayaan diri untuk pertandingan final lower-bracket besok.

Tim Liquid tetap tak terkalahkan di Epicentrum, dengan empat kemenangan dari empat pertandingan. Sejauh ini mereka telah mengalahkan OG tidak hanya sekali tetapi dua kali di acara tersebut, dan juga mendapat kemenangan 2-1 di tempat keempat mengalahkan compLexity Gaming dan dengan nyaman melawan Evil Geniuses di groupstage tersebut.

Amer ‘Miracle-‘ Barqawi mungkin 9K MMR tetapi bukanlah rahasia playstyle OG lagi untuk menjaga dia tetap aman. Pada pertandingan pembuka melawan OG awal sore ini, Miracle- dan OG adalah korban dari badai di game pertama yang akhirnya mereka mengakui kekalahan (GGWP) hanya dalam 18 menit.

Tim Liquid berpegang kuat pada kegunaan Necronomicon dan digunakan sekali lagi oleh Lasse ‘Matumbaman‘ Urpalainen sebagai Lycan untuk mengakhiri permainan sebelum lawan mereka memiliki kesempatan untuk mengetahui apa yang menimpa mereka.

Pada 16 menit Liquid sudah menyerang tower terakhir bagian bawah OG, dan secara apik melakukan combo bergerak mereka mengalahkan OG di base mereka sendiri. Langkah ini digagas oleh Jesse ‘JerAx’ Vainikka, yang terjun sebagai Phoenix di belakang garis musuh untuk cast skill Supernova.

Beberapa saat kemudian Ivan ‘MinD_ContRoL‘ Borislavov sebagai Dark Seer berjalan menghampiri untuk melakukan 4-man Vacuum Wall. Kuro S. ‘KuroKy‘ Takhasomi kemudian menginjak OG dengan Doom dan OG seperti bebek tak berdaya yang berdiri di samping sebuah bom waktu berdetak. OG menderita korban berat dan setelah pertarungan Liquid menghancurkan pertahanan tingkat 3 bagian bawah dan tengah. Pertandingan pertama berakhir tak lama setelah itu.

93392
Teamwork Liquid sangat bagus mendirikan 4-man Vacuum Wall disebelah kanan Supernova Jerax.

Game 2 lebih lambat dan jauh lebih frustasi untuk Liquid

Di game kedua dari seri pertandingan, OG menggunakan Tinker, yang menyebabkan sangat lama dan game cukup membosankan untuk Liquid karena dipaksa untuk melesat bolak-balik antara lane berusaha untuk menghentikan Amer ‘Miracle-‘ Barqawi. Di pertandingan sebelumnya lebih dari 30 kill berlangsung di game dalam 18 menit, tapi di game kedua hanya 10 kill terjadi di 20 menit pertama.

Screenshot_179

Hasil Klasemen saat ini

Source: JDL

EPICENTER: Tim Liquid Menang Beruntun Menuju Grand Final | Crime Eve | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *